Berita

Sep 22, 2015

Ombudsman RI Ajak Mahasiswa Awasi Pelayanan Publik

Penyerahan plakat dan sertifikat kepada kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh (Najib | Juangnews.com)

Penyerahan plakat dan sertifikat kepada kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh (Najib | Juangnews.com)

Kepala Ombudsman RI perwakilan Aceh Dr Taqwaddin Husin mengajak mahasiswa agar berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik, hal ini disampaikan Taqwaddin saat menyampaikan kuliah umum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh, Senin (21/9/2015).

Dalam kuliah umum yang mengambil tema ‘Peran Ombudsman untuk Mengawasi Pemerintah Daerah’ Taqwaddin menjelaskan peran dari Ombudsman dan menjelaskan undang–undang yang terkait dengan pelayanan publik.

“Mahasiswa sejatinya menjadi pengawas pelayanan publik, laporkan kepada Ombudsman jika ada temuan diskriminasi pelayanan,” kata Taqwaddin dihadapan ratusan mahasiswa.

Taqwaddin melanjutkan, dalam pasal 351 UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemda, dengan jelas diterangkan bahwa rekomendasi Ombudsman harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah, “Jika tidak dilaksanakan maka akan ada sanksi sesuai aturan,” terang Taqwaddin.

Amatan juangnews.com para mahasiswa terlihat antusias mengikuti kuliah umum yang disampaikan kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, hal terlihat dari banyaknya mahasiswa yang bertanya tentang peran Ombudsman di Kabupaten/Kota yang mereka nilai masih minim.

Dalam jawabannya terkait itu, Taqwaddin menguraikan, sebagai bentuk partisipasi sesuai degan asas pelayanan publik, kepala Ombudsman mengajak mahasiswa untuk ikut bersama mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik disegala bidang.

“Ombudsman RI sebagai lembaga negara yang salah satu tugasnya menerima pengaduan terkait dugaan maladministrasi dalam pelayanan publik, siap menerima dan menindak lanjuti pengaduan masyarakat, demi terciptanya pelayanan prima kepada masyarakat dan mencegah terjadinya maladminitrasi serta korupsi,” jawab Taqwaddin.

Acara yang dipandu Umaruddin Usman diakhiri degan penyerahan plakat dan sertifikat kepada pemateri yang diserahkan oleh wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unimal, Damanhur, Lc, MA.

Dihubungi secara terpisah, Deputi Bidang Pencegahan Ombudsman RI perwakilan Aceh Muhammad Fadhil, Lc menjelaskan hampir setiap hari Ombudsman menerima pengaduan pelayanan publik baik yang disampaikan secara lisan, tertulis, maupun temuan melalui pemberitaan di media.

“Setelah adanya laporan atau temuan kita melayangkan surat meminta klarifiksi pada pihak penyelenggara pelayanan publik, jika alasan yang disampaikan tidak memuaskan si pelapor maka Ombudsman akan menyelidiki masalah tersebut,” kata Muhammad Fadhil saat ditemui di kantor Bupati Bireuen, Selasa pagi (22/9/2015).

“Temuan maladministasi atau kurang baiknya pelayanan penyelenggara publik tergolong banyak kami dapatkan melalui pemberitaan di media,” ujarnya.

//juangnews.com