Berita

Mar 18, 2011

Keluarga Besar Malikussaleh Gelar Doa Bersama

LHOKSUKON – Universitas Malikussaleh, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh, dan Dayah Malikussaleh Pantolabu yang tergabung dalam Keluarga Besar Malikussaleh, Kamis (17/3) menggelar zikir dan doa bersama di Makam Sultan Malikussaleh, Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara.

Kegiatan itu merupakan tahap awal keluarga besar malikussaleh untuk menggali sejarah Sultan Malikussaleh. Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar, unsur Muspida Aceh Utara, santri dan juga sejumlah tokoh masyarakat.

Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar, dalam sambutannya antara lain mengatakan, sejarah adalah cermin untuk menyongsong masa depan. Karena itu, menurut Wagub, spirit dan kemampuan Sultan Malikussaleh harus direvitalisasikan dalam kehidupan masyarakat saat ini dalam rangka mencerdaskan masyarakat Aceh, khususnya warga pantai Utara Aceh.

Sementara koordinator pelaksana Ibrahim Qamarius, menyatakan, selama ini nilai-nilai sejarah Malikussaleh mulai pudar di Aceh. Hal itu, menurutnya, mungkin karena masih kurangnya minat untuk menggali nilai sejarah. Padahal Sultan Malikussaleh, salah satu ulama dari Samudera pase yang menyebarkan islam sampai ke asia tenggara.

Karena itu, tambahnya, untuk menggali nilai sejarah Malikussaleh, pihaknya akan mengundang tokoh dunia seperti Dr Mohathir Mohammad (mantan PM Malaysia), Prof Ing BJ Habibie (mantan Presiden RI), Prof Dr Anhar Gonggong dan tokoh berkompeten lain dalam seminar membahas masalah itu yang dilaksanakan pekan depan.

Sumber: SerambiNews.com